Bagaimana Cara Sholat di Perjalanan yang Tepat saat Sedang Bepergian Jauh? Begini Penjelasannya!

Sebagai umat muslim, sholat merupakan kewajiban utama yang harus dilakukan sebagai bukti ketaatan kepada Allah. Di mana saja ketika sudah memasuki waktu sholat, maka harus segera menunaikannya. Namun jika sedang dalam perjalanan jauh, maka Anda bisa melaksanakan sholat di perjalanan. 

Sholat jamak qasar sering dilakukan oleh umat muslim ketika sedang melakukan perjalanan. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk memahami tata cara sholat di perjalanan agar sah ketika melaksanakannya. Pemahaman ini penting dipahami untuk memudahkan sholat ketika berada di tempat asing dan jauh. Berikut merupakan penjelasan seputar sholat jamak qasar.

Mengenal Apa Itu Sholat Jamak

Melaksanakan sholat jamak, Sumber: umroh.com
Melaksanakan sholat jamak, Sumber: umroh.com

Agama Islam memberikan keringanan bagi setiap umat muslim pada kondisi tertentu. Jadi ibadah sholat tetap bisa dilaksanakan meski dalam kondisi mendesak seperti perjalanan. Sholat jamak merupakan salah satu bentuk keringanan sholat fardhu yang bisa dilaksanakan. Jadi perjalanan tetap bisa berjalan lancar dan sholat di perjalanan tetap dilaksanakan. 

1. Pengertian Sholat Jamak

Sholat jamak adalah mengumpulkan dua sholat fardu dan dilakukan dalam satu kali sholat. Sholat di perjalanan jauh ini sering dilakukan, dan agama Islam juga memberikan kemudahan dalam menjalankannya. Sholat jamak bisa dilakukan untuk sholat dzuhur dengan ashar dan maghrib dengan isya. Sholat jamak terdiri dari dua jenis yaitu jamak takdim dan jamak takhir.

2. Syarat Sholat Jamak Taqdim

Jamak taqdim sendiri merupakan sebuah sholat jamak yang dilakukan pada waktu sholat pertama. Misalnya sholat jamak takdir untuk dzuhur dan ashar akan dilangsungkan pada saat sholat dzuhur. Agar sesuai, berikut merupakan beberapa syarat sholat jamak taqdim yang wajib dipenuhi: 

  • Mulailah sholat dengan memasuki waktu sholat pertama. Contohnya sholat dzuhur terlebih dahulu kemudian ashar maupun maghrib terlebih dahulu yang diikuti dengan sholat isya. 
  • Niat dari sholat jamak taqdim dilafalkan ketika sholat pertama bersama dengan takbiratul ihram. 
  • Waktu dari sholat pertama masih ada dan belum habis. 
  • Harus dipastikan bahwa sholat pertama sah sesuai dengan syarat sah sholat
  • Dalam keadaan udzur seperti hujan, safar, atau sakit maka sampai dengan takbiratul ihram sholat kedua selesai. 
  • Pastikan Anda memahami dan mengetahui syarat diperbolehkannya sholat jamak. 

3. Syarat Sholat Jamak Takhir

Agar bisa menunaikan sholat jamak takhir, ternyata terdapat beberapa persyaratan tertentu yang wajib dipenuhi. Selain menggunakan sajadah travel terbaik agar ibadah sholat semakin nyaman, berikut merupakan beberapa syarat sholat jamak takhir yang wajib dipahami: 

  • Niat untuk bisa menunaikan sholat jamak takhir pada sholat pertama cukup dalam melaksanakan sholat saja. 
  • Masih dalam keadaan udzur seperti safar atau dalam perjalanan, hujan, atau sakit ketika sholat kedua selesai. 

Mengenal Apa Itu Sholat Qasar

Sholat dalam perjalanan, Sumber: nu.or.id
Sholat dalam perjalanan, Sumber: nu.or.id

Bukan hanya sholat jamak saja, sholat qasar juga termasuk ke dalam salah satu sholat di perjalanan yang bisa dilakukan oleh umat muslim. Agar lebih paham berikut merupakan beberapa penjelasan seputar sholat qasar yang berbeda dengan sholat jamak. 

1. Pengertian Sholat Qasar

Sebenarnya apa itu sholat qasar? Pada dasarnya sholat qasar merupakan sholat yang meringkas jumlah rakaat seperti 4 rakaat menjadi dua rakaat. Jadi dapat diartikan jika sholat ini akan diperpendek sebagai bentuk keringanan bagi umat muslim atau musafir yang sedang melakukan perjalanan. 

2. Syarat Diperbolehkannya Sholat Qahar

Sama halnya dengan sholat di perjalanan pada umumnya sholat qasar juga memiliki syarat tertentu yang wajib dipenuhi oleh umat muslim. Sebelum melaksanakan sholat ini akan jauh lebih baik mengetahui beberapa persyaratan berikut ini. 

  • Sholat yang dapat diringkas adalah sholat dengan 4 rakaat seperti dzuhur, ashar, dan isya. 
  • Memiliki tempat tujuan yang jelas. Jadi jika tidak memiliki tempat tujuan jelas, maka tidak diperbolehkan untuk melaksanakan sholat qasar. 
  • Perjalanan yang dilakukan bukanlah perjalanan maksiat atau hukumnya mubah. 
  • Memiliki tujuan perjalanan baik seperti berdagang, umroh, silaturahmi, dan lain sebagainya. 
  • Jarak perjalanan yang dilakukan mencapai dua marhalah atau 82 km. 
  • Paham tentang hukum diperbolehkannya sholat qasar. Jadi bagi Anda yang belum mengerti hukum sholat qasar, maka dianggap tidak sah. 
  • Status perjalanan masih ada hingga sholat selesai. 
  • Membaca niat sholat qasar bersamaan dengan takbiratul ihram. 
  • Tidak menjadi makmum pada orang yang sedang melakukan sholat wajib 4 rakaat.

Pentingnya Membawa Perlengkapan Sholat saat Bepergian

Jenis sajadah travel untuk dibawa bepergian, Sumber: baleomol.com
Jenis sajadah travel untuk dibawa bepergian, Sumber: baleomol.com

Membawa perlengkapan ibadah ketika bepergian jauh sangat dianjurkan. Bukan hanya sekedar membuat sholat di perjalanan semakin nyaman saja, terdapat beberapa keuntungan yang dapat diperoleh ketika membawa perlengkapan ibadah sendiri. Berikut beberapa alasan mengapa seorang muslim dianjurkan untuk membawa perlengkapan ibadah ketika bepergian. 

1. Tidak Menunda Waktu Sholat

Berada di luar rumah dan tidak membawa perlengkapan ibadah sendiri seringkali membuat umat muslim menunda waktu sholat. Jadi ada baiknya untuk selalu membawa perlengkapan ibadah sendiri untuk memudahkan Anda ketika waktu sholat tiba. 

2. Tidak Berebut dengan Orang Lain

Dengan membawa perlengkapan ibadah sendiri ketika bepergian, maka Anda tidak harus berebut dengan orang lain ketika hendak menunaikan sholat. Tidak hanya akan membuat ibadah menjadi lebih nyaman saja, namun Anda juga akan lebih tenang tanpa perlu memikirkan orang lain ketika sedang menunaikan ibadah sholat tersebut. 

3. Lebih Nyaman dan Khusyuk saat Beribadah

Menunaikan sholat dengan perlengkapan ibadah yang kurang terawat kebersihannya tentu akan membuat tidak nyaman dan kurang khusyuk. Sebab perlengkapan ibadah semacam ini tentu akan membuat sholat menjadi tidak khusyuk, terburu-buru, dan kurang nyaman. Perlengkapan ibadah yang kotor dan tidak terawat tentu akan menimbulkan bau tidak sedap. 

4. Dapat Menunaikan Sholat Dimanapun

Ketika waktu sholat tiba dan tidak menemukan masjid atau mushola, maka Anda bisa menunaikan sholat di mana saja. Membawa perlengkapan ibadah sendiri merupakan salah satu bentuk antisipasi agar tetap bisa melaksanakan sholat di perjalanan tanpa penghalang. 

Jamak dan qashar adalah bentuk keringanan sholat di perjalanan bagi umat muslim. Agar sholat semakin nyaman, selalu bawa perlengkapan ibadah sendiri. Jangan lupa sertakan sajadah custom travel dengan desain unik dan menarik dari Sajadahcustom.com di dalam perlengkapan ibadah Anda. Dengan begitu sholat dapat menjadi lebih nyaman dan khusyuk.

Leave a Comment