Beginilah Cara Sholat di Pesawat yang Tepat, Tidak Ada Lagi Alasan Meninggalkan Ibadah!

Saat melakukan perjalanan menggunakan pesawat, banyak orang yang merasa kesulitan untuk beribadah terutama sholat. Kondisi ruangan yang terbatas, aturan keselamatan penerbangan, dan adanya kesulitan gerak, maka banyak orang yang akhirnya menunda atau bahkan meninggalkan sholat. Padahal, sholat di pesawat tidak serumit itu karena ada rukhsah atau keringanan dalam pelaksanaannya.

Bagi orang awam, banyak yang bertanya apakah sholat di pesawat sah?

Islam merupakan agama yang memberikan kemudahan untuk umatnya. Dalam kondisi darurat seperti sakit atau perjalanan jauh, ada keringanan supaya ibadah bisa dilakukan sesuai dengan kemampuan.

Para ulama sudah membahas tata cara sholat di dalam kendaraan, termasuk juga di dalam pesawat. Kami sudah merangkumnya dalam artikel ini berdasarkan referensi Alquran, hadits, dan penjelasan fuqaha dalam kitab fiqih. Simak hingga tandas!

Cara Sholat di Pesawat yang Mudah Dipraktikkan

Menjalankan ibadah sholat ketika berada dalam pesawat, Sumber: havehalalwilltravel.com
Menjalankan ibadah sholat ketika berada dalam pesawat, Sumber: havehalalwilltravel.com

Berikut tata cara sholat di pesawat yang dapat Anda praktikkan dengan mudah, silahkan pahami agar Anda tidak melewatkan satu tahapan sekalipun. Ini dia penjelasannya:

1. Mengetahui Waktu Sholat

Sebelum melakukan sholat di pesawat, Anda harus tahu waktu masuknya sholat terlebih dahulu. Pada penerbangan jarak jauh, Anda harus mengetahui perubahan waktu secara cermat. Sebagian maskapai akan menampilkan peta perjalanan dan informasi waktu sehingga penumpang bisa memperkirakan waktu sholat.

Anda juga bisa mengandalkan aplikasi jadwal waktu sholat yang bisa membantu menentukan waktu sholat secara akurat. Apabila waktu sholat masih panjang sebelum pesawat mendarat, maka Anda bisa menunggu sampai pesawat mendarat. Akan tetapi, jika waktunya hampir habis, maka sebaiknya sholat dilakukan di dalam pesawat.

2. Boleh Melakukan Shalat Jamak dan Qashar

Pada kondisi perjalanan jauh atau safar, Islam memberikan kemudahan dengan melakukan sholat jamak dan qashar. Jamak artinya menggabungkan dua waktu sholat sedangkan qashar artinya memendekkan sholat empat rakaat jadi dua rakaat saja.

Dalam kitab Al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab karya Imam An-Nawawi, seorang musafir dapat menjamak dan mengqashar sholat dengan syarat safar yang sudah ditentukan oleh fiqih.

Anda dapat menjamak sholat antara dzuhur dan ashar atau maghrib dengan isya’. Kemudahan ini didasarkan pada hadis Nabi Muhammad SAW bahwa Rasulullah sering menjamak sholat saat sedang melakukan perjalanan.

Anda juga bisa memendekkan jumlah rakaat pada sholat dzuhur, ashar, dan isya’. Anda juga bisa menggabungkan keduanya menjadi jamak qashar, artinya menggabungkan sholat dan memendekkan jumlah rakaat.

3. Berwudhu atau Bertayamum

Tayamum, Sumber: tvonenews.com
Tayamum, Sumber: tvonenews.com

Salah satu syarat sah sholat yakni suci dari hadas. Cara membersihkan hadas adalah berwudhu terlebih dahulu. Jika di pesawat tidak ada fasilitas air atau kondisinya tidak memungkinkan karena keterbatasan ruang atau turbulensi, maka seseorang bisa melakukan tayamum.

Tayamum adalah pengganti wudhu, bukan menggunakan air melainkan dengan debu suci. Tayamum bisa menggunakan debu yang terdapat pada permukaan benda atau bisa juga memakai media yang mengandung unsur tanah. Hal ini dijelaskan dalam kitab Fath al-Qarib dan Tuhfah al-Muhtaj.

4. Usahakan Menghadap Kiblat

Allah berfirman dalam QS Al-Baqarah ayat 144 yang artinya “Maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram”. Maka, wajib bagi orang yang melaksanakan sholat untuk menghadap kiblat. Akan tetapi, ada pengecualian untuk kondisi tertentu seperti berada di kendaraan.

Dalam Al-Majmu’, Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa seseorang wajib menghadap kiblat jika mampu. Akan tetapi, jika tidak memungkinkan, maka sholat bisa dilakukan sesuai dengan arah yang tersedia.

Di dalam pesawat, penumpang bisa menghadap kiblat jika memungkinkan. Namun, jika tidak bisa berpindah arah karena alasan keselamatan, maka silahkan lakukan sholat dengan posisi yang tersedia.

5. Lakukan Sholat Sambil Berdiri

Dalam sholat fardhu, berdiri adalah hal yang wajib dilakukan bagi yang mampu. Jika di dalam pesawat tidak ada ruang yang memungkinkan berdiri, maka boleh sambil duduk. Akan tetapi, jika Anda dapat berdiri misalnya di bagian belakang kabin, maka wajib melakukan sholat sambil berdiri.

6. Ruku dan Sujud dengan Gerakan yang Disesuaikan

Saat seseorang tidak bisa melakukan gerakan secara sempurna, maka gerakan tersebut bisa diganti dengan isyarat tubuh.

Dijelaskan oleh para ulama bahwa ruku dan sujud bisa dilakukan dengan menundukkan badan. Yang penting posisi sujud lebih rendah ketimbang posisi ruku sebagai pembeda gerakan.  Hal ini dibahas secara detail dalam kitab Al-Majmu’ karya Imam An-Nawawi.

7. Jaga Kekhusyukan Meskipun pada Kondisi Terbatas

Menjaga kekhusyukan, Sumber: qalby.io
Menjaga kekhusyukan, Sumber: qalby.io

Memang, sholat di dalam pesawat tidak senyaman ketika dilakukan di rumah atau masjid. Akan tetapi, jangan sampai keterbatasan ini mengurangi nilai ibadahnya. Anda tetap harus melakukan sholat secara khusyuk dan bersungguh-sungguh.

Sebab, Allah tidak akan membebani seseorang di luar kemampuannya. Sesuai dengan firman Allah SWT pada QS Al-Baqarah ayat 286 yang artinya, “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”

Melakukan sholat di pesawat bukanlah hal yang sulit karena ada keringanan-keringanan khusus yang bisa dilakukan saat Anda berada dalam kondisi darurat. Ini dijelaskan dalam kitab-kitab fiqih seperti yang sudah dibahas pada poin-poin sebelumnya.

Jangan sampai kondisi terbatas ini membuat Anda melalaikan sholat sama sekali. Dalam perjalanan, tentu melakukan sholat tetap jadi kewajiban, maka dari itu, Anda harus selalu mempersiapkan alat sholat seperti mukena dan sajadah travel custom.

Jika Anda membutuhkan sajadah yang mudah dibawa ke mana-mana, maka dapatkan produknya di Sajadahcustom.com. Di sini, Anda bisa mendapatkan sajadah sesuai dengan bentuk, desain, dan motif yang diinginkan. Caranya sangat mudah, Anda tinggal menghubungi tim Sajadahcustom.com melalui ikon WhatsApp di pojok kanan bawah laman ini.

Yuk, jadikan setiap perjalanan Anda bernilai ibadah bersama Sajadahcustom.com!

Leave a Comment