7 Syarat Sah Sholat Fardhu yang Wajib untuk Dipahami

Meskipun terlihat sederhana, tetapi sholat merupakan ibadah yang sangat teknis. Jika salah satu syarat sah sholat fardhu tidak dipenuhi, maka bisa-bisa sholat tidak akan diterima meskipun gerakannya lengkap. Maka dari itu, perhatikan setiap syaratnya sebelum Anda melaksanakan sholat.

Yang menjadi masalah adalah banyak orang yang belum tahu bahwa ada salah satu syarat sah yang belum terpenuhi. Padahal, syarat sah merupakan fondasi dalam pelaksanaan ibadah ini. Jika fondasi roboh, maka bangunannya akan gugur secara otomatis.

Pahami Syarat Sah Sholat Fardhu agar Ibadah Tidak Sia-Sia

Gerakan sholat, Sumber: detik.com
Gerakan sholat, Sumber: detik.com

Supaya ibadah sholat Anda tidak hanya gerakan dan ritual saja, maka pelajari dulu ilmunya. Salah satu yang paling mendasar adalah mengenai syarat sah sholat fardhu. Dengan memahami ini, maka ibadah Anda akan sempurna secara teknik (fiqh) dan secara batin (kekhusyu’an). Kami merujuk pada kitab-kitab fiqh dari ulama yang terkemuka.

Sebelumnya, Anda harus pahami dulu apa arti syarat sah sholat. Nah, syarat sah merupakan semua ketentuan yang harus terpenuhi sebelum memulai sholat supaya sholat dianggap sah secara syariat. Apa saja syarat sahnya? Berikut penjelasannya!

1. Islam

Dalam kitab Fathul Qorib karya Syaikh Ibu Qasim Al-Ghazi, dijelaskan bahwa sholat tidak akan sah jika dikerjakan oleh non-muslim. Bahkan, meski gerakannya benar secara lahiriah. Jadi, syarat paling mendasar untuk mengerjakan sholat adalah beragama Islam.

Wa syarthu shihhati ash-shalah al-islam (Syarat sah sholat adalah Islam).

Sholat merupakan bentuk penghambaan kepada Allah sebagai Tuhan. Sementara itu, hal paling mendasar dari penghambaan adalah iman.

2. Suci dari Hadats Besar dan Kecil

Hal yang tidak kalah penting sebelum melaksanakan sholat adalah thaharah atau bersuci. Artinya, umat Islam harus suci dari hadats besar dan kecil ketika akan sholat. Ketika seseorang memiliki hadats besar, maka ia wajib untuk mandi junub. Sedangkan hadats kecil cukup dihilangkan dengan wudhu.

Ini dijelaskan dalam hadits: “Allah tidak menerima sholat salah seorang dari kalian apabila ia berhadats sampai ia berwudhu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Penjelasan mengenai syarat sah sholat dengan membersihkan hadats juga ada di kitab Safinatun Najah. Sehingga, posisi bersuci dari hadats sangat krusial sebelum melaksanakan sholat.

3. Suci dari Najis

Hal yang tidak kalah penting sebelum Anda melaksanakan sholat adalah membersihkan diri dari najis, baik pada area badan, pakaian, maupun tempat untuk beribadah. Hal ini dijelaskan dalam kitab Fathul Mu’in.

Contoh najis adalah cipratan air kencing saat Anda di kamar mandi, mukena yang terkena kotoran tikus, dan sebagainya. Namun, najis akan di-ma’fu apabila seseorang tidak mengetahuinya.

4. Menutup Aurat

Hukum sholat jumat bagi wanita, Sumber: timesmedia.co.id
Menutup aurat, Sumber: timesmedia.co.id

Syarat sah sholat yang selanjutnya adalah menutup aurat. Yang mana, aurat laki-laki ada di antara pusar dan lutut. Sedangkan aurat perempuan ada di seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Hal ini dijelaskan dalam banyak kitab fiqh seperti Safinatun Najah.

Jadi, menutup aurat artinya, seluruh anggota tubuh yang diwajibkan harus tertutup sempurna. Artinya, tidak boleh mengenakan pakain tipis sampai kulit terlihat atau celana ketat sampai membentuk aurat.

Apabila aurat tidak sengaja terbuka ketika melaksanakan sholat, maka Anda bisa menutupnya dengan segera dan melanjutkan sholat. Akan tetapi, jika aurat tidak ditutup segera, maka shalat tidak akan sah.

5. Telah Masuk Waktu Sholat

Dalam Al-Qur’an disebutkan: “Sesungguhnya sholat itu adalah kewajiban yang telah ditentukan waktunya atas orang-orang beriman.” (QS. An-Nisa: 103). Sehingga, Anda harus melakukan sholat pada waktu tertentu. Jadi, tidak boleh dilakukan sebelum atau sesudah waktu yang ditentukan (kecuali ada alasan syar’i).

Hal ini dijelaskan pada kitab Al-Fiqh Al-Manhaji, cara mengetahui waktu sholat adalah dengan melihat langsung (bisa melalui matahari), berdasarkan adzan, hingga jadwal waktu sholat.

6. Menghadap Qiblat

Penjelasan sholat tahiyatul masjid, Sumber: tokopedia.com
Sholat menghadap qiblat, Sumber: tokopedia.com

Allah SWT berfirman: “Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya.” (QS. Al-Baqarah: 144). Artinya, saat melaksanakan sholat, Anda harus menghadap ke ka’bah. Apabila Anda berada di dekat area Ka’bah, maka menghadaplah dengan presisi. Namun, jika jauh, maka bisa memperkirakannya.

Namun, ada juga keadaan khusus yang memperbolehkan Anda untuk tidak menghadap kiblat ketika sholat seperti dalam keadaan perang. Bisa juga ketika Anda sedang melaksanakan sholat di perjalanan atau di atas kendaraan yang berjalan.

7. Mengetahui yang Fardhu dan Bukan Fardhu

Salah satu syarat sah sholat yang jarang dibahas adalah mengetahui rukun sholat secara menyeluruh. Artinya, seseorang harus tahu mana yang termasuk wajib dan tidak. Misalnya, tahu bahwa niat merupakan sesuatu yang wajib dilakukan dalam sholat. Seseorang juga harus tahu bahwa sujud dan ruku’ juga wajib.

Dalam hal ini, seseorang tidak boleh menganggap fardhu sebagai sunnah dan sunnah sebagai fardhu. Hal ini sangat penting karena sholat tidak hanya menjadi gerakan otomatis saja. Namun, ibadah yang harus dilakukan secara sadar.

Apabila seseorang sholat tetapi tidak memahami apa saja yang wajib dilakukan dan mana yang sunnah dilakukan, maka ia bisa saja bermasalah ketika melaksanakan sholat.

Sholat tidak hanya menjadi sebuah ritual yang dilakukan sehari-hari. Namun, harus diketahui ilmunya terlebih dahulu. Syarat sah sholat bukan bermaksud untuk mempersulit ibadah, tetapi untuk memastikan bahwa sholat dilaksanakan dengan baik.

Ulama menyusun persyaratan tersebut berdasarkan Al-Qur’an, hadist, serta ijtihad dengan metodologi yang sistematis. Sehingga, Anda tidak perlu meragukannya.

Nah, dalam sholat penting juga untuk mendapatkan kenyamanan sehingga Anda bisa beribadah dengan khusyu’. Maka dari itu, Anda perlu memilih sajadah sebagai alas yang proper. Salah satu rekomendasinya adalah dengan menggunakan Sajadah Custom.

Anda bisa memesan sajadah sesuai dengan keinginan dan preferensi. Bahkan, Anda juga bisa memesan sajadah travel custom untuk bepergian. Untuk itu, silakan langsung hubungi tim Sajadahcustom.com melalui ikon WhatsApp di bawah ini!

Leave a Comment